Talkshow JEC Eye Hospitals And Clinics


Selamatkan Pengelihatan Kita dari Bahaya Glaukoma, Si Pencuri Pengelihatan

Jumat, 15 Maret 2024

Narasumber : Dr. Muhammad Yoserizal, SpM (Selaku Dokter Mata Spesialis Glaukoma)

Glaukoma adalah sekelompok kondisi mata yang merusak saraf optik. Adapun fungsi saraf optik adalah mengirimkan informasi visual dari mata ke otak untuk memaksimalkan penglihatan. Kerusakan saraf optik sering berkaitan dengan tekanan tinggi pada mata.

Tetapi kondisi ini bisa terjadi bahkan dengan tekanan mata normal. Kondisi mata ini dapat terjadi pada usia berapa pun, tetapi lebih sering terjadi pada orang dewasa yang lebih tua.

Kondisi ini adalah salah satu penyebab utama kebutaan bagi orang berusia lebih dari 60 tahun.  Banyak jenis kondisi ini juga tidak memiliki tanda-tanda peringatan.

Efeknya sangat bertahap sehingga pengidapnya mungkin tidak menyadari adanya perubahan penglihatan sampai kondisinya berada pada tahap selanjutnya.

Karena itu, penting untuk melakukan pemeriksaan mata secara teratur yang mencakup pengukuran tekanan mata.

Pasalnya, jika kondisi mata ini terdeteksi sedari awal, risiko kehilangan penglihatan dapat kamu perlambat atau cegah.

Penyebab Glaukoma

Secara spesifik, penyebab glaukoma adalah meningkatnya tekanan intraokular yang ada di dalam mata karena produksi aqueous humour berlebih. Aqueous humour adalah cairan alami pada mata yang memiliki fungsi untuk membersihkan kotoran, menjaga bentuk, serta menyuplai nutrisi pada mata.

Ketika penumpukan cairan tersebut terjadi, tekanan pada bola mata akan meningkat dan bisa menyebabkan kerusakan
saraf optik dan glaukoma adalah kondisi yang didasari oleh hal tersebut.

Selain itu, glaukoma dibedakan menjadi beberapa jenis berdasarkan penyebabnya tersebut, yaitu:

  1. Glaukoma sudut terbuka: merupakan jenis glaukoma yang terjadi karena saluran trabecular meshwork (saluran pengalir aqueous humour) tersumbat sebagian.
  2. Glaukoma sudut tertutup: jenis glaukoma yang terjadi karena saluran trabecular meshwork tertutup atau tersumbat sepenuhnya. Jenis glaukoma ini sering ditemukan pada orang Asia.
  3. Glaukoma kongenital: disebabkan oleh kelainan yang terjadi pada bayi baru lahir atau kondisi bawaan. Karena itulah, glaukoma kongenital biasa dialami oleh anak-anak.
  4. Glaukoma tekanan normal: kerusakan saraf mata yang terjadi walaupun tekanan bola matanya dalam batas normal. Biasanya, jenis glaukoma ini dipengaruhi oleh hipersensitivitas atau aliran darah yang tidak baik.
  5. Glaukoma sekunder: disebabkan oleh komplikasi penyakit lain , seperti diabetes atau hipertensi. Atau, glaukoma sekunder  juga bisa diakibatkan konsumsi obat-obatan tertentu

 

Apakah orang yang terkena glaukoma bisa sembuh?

 

Kenyataannya glaukoma hanya bisa dikontrol, namun tidak bisa disembuhkan. Terkadang perlu dilakukan penyesuaian obat atau tindakan tambahan tergantung kondisi glaukoma atau progresivitas penyakit.

Segerakan Periksakan Mata Anda Ke JEC Eye Hospitals And Clinics 
Klinik Utama Mata JEC Bekasi

adalah Klinik spesialis mata yang memiliki standar layanan internasional. Melayani pelayanan tentang Mata, baik menggunakan BPJS maupun Non BPJS, seperti Keluhan Refraktif, Katarak, Retina dan keluhan mata lainnya.

Beralamat di :
Jl. Jend. Sudirman No.5, Harapan Mulya, Kecamatan Medan Satria, Kota Bks, Jawa Barat
17143 Telepon: 0804
122 100

Leave a comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *