Viral Foto Jamaah Shalat Idul Fitri Membludak Ke Jalan, Ini Tanggapan Pemkot Bekasi

KOTA BEKASI – Beredar foto jamaah Shalat Idul Fitri di Masjid Annur Kranji Kota Bekasi membludak hingga memakai separuh badan jalan viral di media sosial.

Pemerintah Kota Bekasi melalui Bagian Humas Setda Kota Bekasi membenarkan kejadian tersebut merupakan pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1442 Hijriah di Masjid Annur Kranji Bekasi Barat, pada Rabu, 13 Mei 2021 lalu.

Foto tersebut merupakan produksi kantor berita Antara (Indonesia) yang dikutip media asing, Reuters, dan BBC News- Indonesia.

Lalu, beredar screenshoot foto tersebut di media sosial yang dianggap banyak kalangan tidak memenuhi protokol kesehatan.

Foto ini diambil dari kejauhan ditambah angle pengambilan fotonya yang berhasil memperlihatkan banyaknya jemaah shalat yang tengah khusuk mengikuti salah satu gerakan shalat Idul Fitri saat itu. Alhasil foto terlihat rapat dan memperlihatkan jemaah yang memadati jalan Jenderal Sudirman.

Pemerintah Kota Bekasi telah memastikan penerapan protokol kesehatan dilaksanakan DKM Majid Annur Kranji. Ini terlihat dari bukti-bukti yang diperoleh terkait kegiatan penyemprotan cairan disinfektan di area masjid, menyiapkan masker dan cairan hand sanitizer untuk jamaah, pengecekan suhu tubuh sebelum memasuki area Masjid Annur, hingga penerapan jaga jarak antar jamaah juga diberlakukan.

Terlihat masyarakat sholat menggunakan alat shalat sajadah masing-masing dan ada jarak dari satu jemaah dengan jamaah yang lain.

Pihak DKM Masjid Annur juga mendapat izin keramaian dari Polsek Bekasi Kota dan izin memakai jalan Jenderal Sudirman dari Dishub Kota Bekasi dan Satpol PP.

Wilayah Masjid Annur masuk di wilayah Kelurahan Kranji dan sekitarnya berada di zona hijau penyebaran Covid-19.

Waktu pelaksanaan shalat dimulai pada Kamis, 13 Mei 2021 dari pukul 06.30-06.50 WIB dimulai dengan durasi shalat 5 menit ditambah 15 menit khutbah. Setelah pelaksanaan shalat idul Fitri, DKM melakukan protokol kesehatan dengan kembali menyemprotkan disinfektan di area masjid hingga jalan.

Masjid Jami Annur Kranji Kramat Kaum merupakan salah satu masjid tertua di Kota Bekasi berdiri sejak tahun 1916. Oleh sebab itu, banyak warga yang berkeinginan menunaikan shalat idul Fitri meski beberapa mushola dan masjid di sekitar wilayah tersebut juga menggelar shalat Idul Fitri.

Adanya pelarangan aktifitas mudik warga Kota Bekasi juga sedikitnya menyebabkan kondisi pelaksanaan shalat Idul Fitri di Masjid Annur dipenuhi jamaah. Hal ini berbeda bila melihat pelaksanaan tahun-tahun sebelumnya bahkan sebelum adanya Covid-19 yang jauh lebih sedikit.

Pemkot Bekasi telah mensosialisasikan protokol kesehatan bisa diterapkan oleh DKM Masjid yang ada di Kota Bekasi untuk kelancaran pelaksanaan Shalat Idul Fitri 1442/ 2021 dan demi mencegah penyebaran Covid-19.

Adapun beberapa himbauan melalui surat edaran telah disosialisaikan kepada masyarakat.

Dalam Surat Edaran Bersama, Wali Kota Bekasi, Kapolres Metro Bekasi Kota, Domandan Kodim 0507/Bekasi, dan Ketua Dewan Masjid Indonesia Nomor 451/3673/SETDA.TU, Nomor: B/182/V/2021, Nomor: SE/03/V/2021, Nomor: 15/B/E-DMI/KB/V/2021 tentang Panduan Pelaksanaan Idul Fitri 1 Syawal 1442 Hijriyah/2021 dalam Upaya Pencegahan Penyebaran/Penularan Covid-19 di Kota Bekasi.

Pemerintah Kota Bekasi melalui Sekretariat Daerah bagian Kesejahteraan Sosial menyampaikan Surat Edaran Nomor : 451/2922 – SETDA.Kessos tentang Panduan Ibadah Ramadhan dan Idul Fitri 1 Syawal 1442 H Di Masa Pandemi Wabah Covid-19.

Kegiatan ziarah kubur yang biasanya dilakukan oleh masyarakat menjelang maupun sesudah Idul Fitri pada tahun ini ditiadakan. Hal ini tertuang sesuai dengan Surat Edaran nomor: 451/3725/Setda.Kessos tentang Peniadaan Kegiatan Ziarah Kubur di Tempat Pemakaman Umum Se-Kota Bekasi Pada Masa Pandemi Wabah Covid-19.

Pemkot Bekasi menurunkan Satgas Covid-19 dari Tim Wilayah I, Kecamatan Bekasi Barat, Kelurahan Kranji, dibantu jajaran Babinsa dan Babinkamtibmas untuk memantau 16 masjid dan mushola tempat pelaksanaan Shalat Idul Fitri termasuk di Masjid Annur Kranji.

Dalam kesempatan ini pula, Pemerintah Kota Bekasi terus mengimbau warga masyarakatnya agar berperan aktif mencegah penyebaran Covid-19 dengan 5 M yakni menggunakan masker yang baik dan benar, mencuci tangan menggunakan sabun di air yang mengalir atau menggunakan hand sanitizer, menjaga jarak, menghindari kerumunan, dan mengurangi mobilitas. (goeng)

There are no comments

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Start typing and press Enter to search

Shopping Cart