#Nasional

Dinas Kesehatan Jakarta Imbau Masyarakat Waspadai Dampak Fenomena El Nino Ekstrem terhadap Kesehatan

Elgangga – Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengeluarkan peringatan resmi terkait dampak fenomena El Nino ekstrem yang melanda wilayah ibu kota. Masyarakat diminta untuk lebih waspada terhadap berbagai risiko gangguan kesehatan yang muncul akibat cuaca panas yang menyengat dan kondisi lingkungan yang cenderung kering.

Pihak Dinkes menjelaskan bahwa suhu udara yang sangat tinggi dapat memicu berbagai masalah kesehatan, mulai dari dehidrasi ringan hingga kondisi yang lebih serius seperti kelelahan akibat panas (heat exhaustion) dan sengatan panas (heat stroke). Selain itu, kondisi udara yang kering dan berdebu juga berisiko meningkatkan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).

Guna mengantisipasi dampak tersebut, Dinkes DKI Jakarta menyarankan beberapa langkah praktis bagi masyarakat:

  • Menjaga Hidrasi: Pastikan tubuh tetap terhidrasi dengan mengonsumsi air minum yang cukup, meskipun tidak sedang merasa haus.
  • Perlindungan Eksternal: Menggunakan alat pelindung saat beraktivitas di luar ruangan, seperti payung, topi, atau tabir surya (sunscreen) untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet (UV).
  • Pola Hidup Sehat: Mengonsumsi buah dan sayuran untuk memperkuat sistem kekebalan tubuh di tengah cuaca yang ekstrem.
  • Pengurangan Aktivitas Luar Ruangan: Jika memungkinkan, masyarakat disarankan untuk mengurangi kegiatan di bawah terik matahari secara langsung, terutama pada jam-jam puncak panas di siang hari.

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui seluruh fasilitas kesehatan, mulai dari Puskesmas hingga RSUD, juga telah disiagakan untuk menangani warga yang mengalami keluhan kesehatan akibat cuaca ekstrem ini. Masyarakat diharapkan segera memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat apabila merasakan gejala pusing, mual, atau sesak napas yang tidak biasa.

Sumber : m.beritajakarta.id
Editor : DVI

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *