BAZNAS Gandeng PBNU Umrahkan Marbot Lewat Charity Ticket
Elgangga – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI bersama Lembaga Ta’mir Masjid Nahdlatul Ulama (LTM PBNU) dan Sound Rhythm meluncurkan program “Sedekah Sambil Nonton Bola” untuk mengajak masyarakat bersedekah melalui pembelian charity ticket pertandingan Aston Villa melawan Indonesia All Stars.
Hal ini, dana yang terkumpul akan digunakan untuk memberangkatkan marbot masjid dari kalangan mustahik menunaikan ibadah umrah.
Program tersebut resmi diluncurkan di Gedung BAZNAS RI, Jakarta, Selasa (14/7/2026), oleh Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa’adi, Sekretaris LTM PBNU Ahmad Zayadi, dan Owner Sound Rhythm Agung Agusta.
Dalam program ini, masyarakat dapat membeli charity ticket melalui laman baznas.go.id/berbagi pada 14–25 Juli 2026.
Tiket dijual mulai Rp250 ribu dengan target penjualan mencapai 15 ribu tiket. Seluruh hasil donasi akan dikelola BAZNAS untuk membiayai program umrah bagi para marbot masjid yang berasal dari kalangan mustahik.
Wakil Ketua BAZNAS RI Zainut Tauhid Sa’adi mengatakan kolaborasi tersebut menjadi inovasi baru yang memadukan semangat filantropi dengan momentum olahraga internasional.
“Program ini merupakan terobosan yang menggabungkan gerakan sedekah dengan pertandingan persahabatan internasional. Masyarakat dapat menikmati hiburan sekaligus berbagi kepada sesama,” kata Zainut.
Ia menambahkan, program tersebut juga merupakan bentuk penghargaan kepada para marbot yang selama ini berperan besar dalam memakmurkan masjid, namun belum banyak mendapat perhatian.
Lebih lanjut, BAZNAS berkomitmen mengelola seluruh dana yang dihimpun secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh para penerima.
Sementara itu, Pimpinan BAZNAS RI Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Rizaludin Kurniawan mengajak masyarakat memanfaatkan momentum pertandingan untuk bersedekah.
Menurutnya, setiap pembelian charity ticket senilai Rp250 ribu akan langsung menjadi donasi bagi program pemberangkatan umrah marbot masjid.
Di sisi lain, Sekretaris LTM PBNU Ahmad Zayadi menilai program tersebut merupakan bentuk apresiasi terhadap dedikasi para marbot yang selama ini menjadi bagian penting dalam pengelolaan dan pemakmuran masjid.
Ia menyebut Indonesia memiliki sekitar 800 ribu masjid, dengan sekitar 57 persen di antaranya berafiliasi dengan Nahdlatul Ulama. Melalui kolaborasi ini, diharapkan semakin banyak marbot yang mendapat kesempatan menunaikan ibadah ke Tanah Suci.
Owner Sound Rhythm Agung Agusta mengatakan gagasan program lahir dari kepedulian terhadap marbot yang selama ini bekerja dengan penuh pengabdian namun minim perhatian.
Menurutnya, olahraga memiliki kekuatan untuk membangun kepedulian sosial sekaligus menggerakkan masyarakat berbagi kepada sesama.
“Kami berharap kolaborasi ini menjadi langkah awal yang berkelanjutan sehingga semakin banyak marbot masjid yang dapat diberangkatkan umrah,” pungkas Agung.
Sumber : Harian Singgalang
Editor : DVI
Baca Juga :































































































































































































































































































































































