#Nasional

Nadine Kei Inara, Mahasiswi UC Berkeley yang Padukan Prestasi Akademik, Diplomasi, dan Kreativitas

Elgangga – Nama Nadine Kei Inara atau Kei menjadi sorotan publik setelah tampil sebagai salah satu peserta Clash of Champions Season 3. Mahasiswi University of California (UC) Berkeley itu dinilai mewakili generasi muda Indonesia yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga aktif membangun pengaruh melalui diplomasi, kepemimpinan, budaya, hingga musik.

Saat ini Kei menempuh pendidikan double major di bidang Data Science dan Business Administration di Haas School of Business, UC Berkeley. Sebelum berkuliah di Amerika Serikat, ia telah mengukir berbagai prestasi internasional, di antaranya menjadi Juara 1 Asia Tenggara dan peringkat ketiga dunia pada World Scholar’s Cup 2018 di Barcelona, serta peringkat keempat dunia pada Tournament of Champions di Yale University.

Kei juga meraih penghargaan Best Delegate pada Oxford Model United Nations 2019 dan Harvard Model Congress 2020 di Jepang. Saat masih duduk di bangku SMA, ia memimpin tim yang meraih Juara 2 dalam Singapore University of Social Sciences (SUSS) Start-Up Impact Challenge.

Di UC Berkeley, Kei dipercaya sebagai Vice President of Outreach & Education di Berkeley Model United Nations (BMUN). Ia juga memimpin penyelenggaraan Nusantara Festival melalui Berkeley Indonesian Student Association pada 2023–2025 sebagai ajang promosi budaya Indonesia di California.

Tak hanya aktif sebagai peserta berbagai kompetisi, Kei juga membangun ekosistem pembelajaran dengan mendirikan kompetisi peradilan internasional ByLaw serta menggagas International Model United Nations Conference yang didukung UNHCR dan diikuti peserta dari berbagai negara.

Menurut Kei, pendidikan seharusnya tidak berhenti pada pencapaian akademik, tetapi mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat.

“Saya percaya belajar bukan hanya untuk menjadi yang terbaik, tetapi agar kita memiliki kapasitas untuk memberi manfaat. Yang paling penting adalah bagaimana ilmu itu bisa membuka peluang, menghubungkan banyak orang, dan membawa sesuatu yang baik bagi lingkungan sekitar,” ucapnya.

Selain aktif di dunia akademik dan organisasi, Kei juga menekuni bidang musik. Sejak usia 10 tahun ia menulis lagu dan telah merilis dua karya orisinal berjudul Summer Come Faster dan It Hurts A Little dengan nama panggung Nadine Kei.

Perjalanan Nadine Kei Inara menunjukkan bahwa prestasi tidak hanya diukur dari deretan penghargaan, tetapi juga dari kemampuan menghubungkan ilmu pengetahuan, kepemimpinan, budaya, dan kreativitas untuk memberikan dampak positif bagi masyarakat.

Sumber : Harian Singgalang
Editor : DVI
Baca Juga :

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *