#Entertaiment

Totalitas Akting, Meisya Amira Belajar Bahasa Isyarat demi Perannya di Film ‘Juminten Edan’

Elgangga – Aktris muda berbakat Meisya Amira kembali mencuri perhatian publik lewat proyek film terbarunya. Dalam film drama keluarga produksi Mercusuar Films berjudul Juminten Edan, Meisya dipercaya untuk mengemban peran utama sebagai Juminten, karakter yang menuntutnya untuk memerankan penyandang tunarungu sekaligus tunawicara.

Bagi Meisya, kesempatan ini bukan sekadar pengalaman akting biasa, melainkan sebuah tanggung jawab besar untuk merepresentasikan komunitas disabilitas dengan akurat dan penuh empati.

“Kalau jadi seorang tunawicara dan juga tunarungu itu menurutku sangat susah, challenging banget karena aku belum pernah belajar sebelumnya, baru kali ini,” ungkap Meisya Amira saat dijumpai di kawasan Epicentrum, Kuningan, Jakarta Selatan.

Proses Coaching Intensif Selama Dua Minggu

Demi memaksimalkan penampilannya, Meisya bersama jajaran pemain utama lainnya—termasuk Dimas Aditya dan Sharon Jovian—menjalani rangkaian proses pelatihan atau coaching yang sangat ketat dan intensif sebelum proses syuting dimulai.

Selama dua minggu penuh, mereka mendalami bahasa isyarat serta mempelajari pola interaksi yang natural sebagai penyandang disabilitas pendengaran dan wicara. Menariknya, rumah produksi mendatangkan pelatih khusus langsung dari kalangan tunarungu agar setiap gestur dan gerakan yang ditampilkan aktris muda ini sesuai dengan realita di lapangan.

Tantangan Menyampaikan Emosi Tanpa Dialog Lisan

Salah satu kesulitan terbesar yang dirasakan Meisya selama proses syuting adalah bagaimana cara ia menyampaikan spektrum emosi yang mendalam kepada penonton tanpa bantuan dialog verbal sama sekali. Ia harus mengandalkan ekspresi wajah, tatapan mata, serta ketepatan bahasa isyarat untuk memastikan setiap pesan emosional karakternya tersampaikan dengan baik kepada penonton.

“Yang menurut aku juga challenging adalah gimana aku harus mengekspresikan semuanya tanpa dialog dari mata, emosi, semuanya itu dilakukan dengan bahasa isyarat. Itu salah satu pengalaman baru dan lumayan sulit bagi aku, tapi dengan adanya proses, alhamdulillah semuanya bisa berjalan dengan lancar,” pungkasnya.

Sinopsis dan Jadwal Tayang

Disutradarai oleh Dedy Mercy berdasarkan naskah garapan Alim Sudio serta diproduseri oleh Jonathan Ozoh, film Juminten Edan mengangkat kisah konflik keluarga yang sarat emosi—mulai dari dinamika hubungan rumit antara mertua dan menantu, hingga potret perjuangan tulus seorang ibu yang rela melakukan pengorbanan ekstrem demi kebahagiaan buah hatinya.

Selain Meisya Amira, film ini juga dibintangi oleh Dimas Aditya, Anne J. Cotto, Kukuh Prasetya, Sharon Jovian, Deden Baskara, Bambang Oeban, hingga Wina Marrino. Film Juminten Edan dijadwalkan tayang di bioskop seluruh Indonesia mulai 23 Juli 2026.

Sumber : Kumparan.com
Editor : DVI
Baca Juga :

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *