#Uncategorized

Primaya Hospital Ajak Perempuan Kenali Perimenopause Sejak Dini agar Tetap Sehat dan Produktif

Elgangga – Primaya Hospital mengajak perempuan untuk lebih siap menghadapi fase perimenopause melalui edukasi dan pendampingan medis yang tepat. Upaya tersebut diwujudkan lewat seminar bertajuk “Jangan Malu, Saatnya Bicara Perimenopause” yang digelar bersama Yoona Women, Martha Tilaar SPA, dan Blibli.

CEO Primaya Hospital Group, Leona A. Karnali, mengatakan perimenopause merupakan fase alami yang umumnya dialami perempuan usia 40–50 tahun. Namun, banyak perempuan belum menyadari bahwa perubahan seperti menstruasi tidak teratur, sulit tidur, perubahan suasana hati, hingga kenaikan berat badan merupakan bagian dari proses biologis yang dapat dikelola.

Menurut Leona, perempuan tidak perlu merasa khawatir secara berlebihan atau melakukan pengobatan yang tidak diperlukan. Yang terpenting adalah memahami kapan harus berkonsultasi dengan tenaga medis agar mendapatkan penanganan yang tepat.

Dalam seminar tersebut, para dokter spesialis menjelaskan bahwa perubahan hormon pada masa perimenopause tidak hanya memengaruhi sistem reproduksi, tetapi juga kesehatan tulang, otot, metabolisme, kualitas tidur, kesehatan mental, kulit, rambut, hingga fungsi kandung kemih.

Berbagai pendekatan untuk mengurangi gejala perimenopause juga dipaparkan, mulai dari pola makan bergizi seimbang, olahraga teratur, akupuntur medis, perawatan kulit yang sesuai, hingga pengelolaan stres dan kesehatan mental.

CEO & Co-Founder Yoona Women, Susanna Angraini, menilai isu perimenopause masih dianggap tabu sehingga banyak perempuan enggan membicarakan pengalaman yang mereka alami. Padahal, keterbukaan dapat membantu perempuan lebih memahami perubahan tubuh dan tidak merasa sendirian.

Sementara itu, President Director Martha Tilaar SPA, Wulan Maharani Tilaar, mengajak perempuan menjadikan perimenopause sebagai momentum untuk merawat diri secara menyeluruh agar tetap sehat, percaya diri, dan bahagia.

COO & Co-Founder Blibli, Lisa Widodo, menegaskan bahwa perimenopause bukan akhir dari produktivitas perempuan. Dengan pemahaman yang baik, dukungan keluarga, lingkungan kerja, serta pendampingan medis, perempuan tetap dapat berkarya dan berkembang di setiap fase kehidupan.

Melalui kegiatan ini, Primaya Hospital berharap semakin banyak perempuan berani membicarakan perimenopause secara terbuka, mengenali perubahan tubuh sejak dini, serta memperoleh edukasi dan layanan kesehatan yang tepat untuk menjaga kualitas hidup.

Sumber : Harian Singgalang
Editor : DVI
Baca Juga :

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *