#Nasional

Ketombe Tak Lagi Dipandang Sekadar Masalah Jamur, CLEAR Soroti Pentingnya Scalp Barrier

Elgangga – Penanganan ketombe kini mulai mendapat pendekatan baru yang tidak hanya berfokus pada jamur penyebab ketombe, tetapi juga kondisi scalp barrier atau lapisan pelindung alami kulit kepala.

Hal tersebut menjadi salah satu sorotan dalam Pertemuan Ilmiah Tahunan (PIT) XXI Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI) di Yogyakarta, 6–8 Agustus 2026.

Dalam kegiatan yang diikuti lebih dari 2.000 tenaga medis dari berbagai daerah di Indonesia itu, CLEAR bersama kalangan dermatolog membahas pentingnya menjaga kesehatan scalp barrier dalam menangani masalah ketombe.

Dermatolog dr. Mufqi Handaru Priyanto, Sp.DVE, dalam sesi bertajuk “Understanding Men’s Scalp Vulnerabilities: Sebum, Barrier Strength & Microbiome Imbalance”, menjelaskan bahwa ketombe tidak semata-mata berkaitan dengan pertumbuhan jamur.

Menurutnya, gangguan pada scalp barrier dapat membuat kulit kepala lebih rentan kehilangan kelembapan, mengalami gatal, memproduksi minyak berlebih, dan mengalami ketombe berulang.

“Pendekatan modern dalam penanganan ketombe tidak lagi hanya berfokus menghilangkan serpihan ketombe, tetapi justru memperkuat scalp barrier untuk mengontrol produksi minyak berlebih dan menjaga kesehatan kulit kepala secara menyeluruh,” ujar Mufqi.

Ia juga menjelaskan bahwa kulit kepala pria memiliki sejumlah faktor biologis yang dapat meningkatkan kerentanan terhadap ketombe, antara lain pengaruh hormon androgen yang berkaitan dengan produksi minyak lebih tinggi, kadar ceramide yang lebih rendah, serta ketidakseimbangan mikrobioma kulit kepala.

Dalam kesempatan yang sama, Head of R&D Beauty & Wellbeing Unilever Indonesia Matthew Seal, M.Sc., memaparkan “CLEAR Scalp Health & Science Research Book”. Materi tersebut merangkum penelitian selama lebih dari 50 tahun mengenai kesehatan kulit kepala yang melibatkan 1.100 dermatolog dari berbagai negara.

Temuan tersebut kemudian diterjemahkan CLEAR melalui teknologi ScalpPro Tech™, yang mengombinasikan Piroctone Olamine untuk melawan jamur penyebab ketombe dengan Niacinamide yang diklaim membantu mengatasi minyak berlebih sekaligus mendukung fungsi scalp barrier.

Teknologi tersebut diterapkan dalam sejumlah produk CLEAR, termasuk CLEAR Sampo Menthol Segar, CLEAR Sampo Perawatan Komplit, CLEAR Sampo Anti Ketombe & Rambut Rontok, serta rangkaian CLEAR Scalp Tonic. CLEAR juga menghadirkan rangkaian CLEAR MEN ULTRA yang ditujukan untuk kebutuhan kulit kepala pria.

Selain menghadirkan materi ilmiah, CLEAR memanfaatkan PIT XXI PERDOSKI Yogyakarta 2026 untuk memperluas edukasi mengenai kesehatan kulit kepala melalui kolaborasi dengan dermatolog, content creator, dan komunitas.

CLEAR juga memperkenalkan website interaktif untuk melakukan skrining kondisi scalp barrier secara mandiri. Melalui laman tersebut, pengguna dapat mengunggah foto kondisi kulit kepala dan menjawab sejumlah pertanyaan mengenai kondisi kulit kepala serta gaya hidup. Hasil skrining kemudian memberikan analisis jenis kulit kepala dan rekomendasi perawatan.

Matthew mengatakan partisipasi CLEAR dalam PIT XXI PERDOSKI merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk mendorong inovasi berbasis sains sekaligus meningkatkan literasi masyarakat mengenai kesehatan kulit kepala.

“Dengan mengedepankan inovasi berbasis riset dan edukasi yang mudah diakses, semoga semakin banyak orang memahami bahwa kulit kepala sehat dimulai dari scalp barrier yang kuat sehingga ketombe dapat dicegah dan ditangani secara lebih efektif,” kata Matthew.

Sumber : Harian Singgalang
Editor : DVI

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *