Totalitas di Film Horor Pertama, Aisyah Aqilah Belajar Dialek Jawa demi ‘Sajen Satu Suro’
Elgangga – Aktris muda Aisyah Aqilah dihadapkan pada tantangan baru dalam karier aktingnya. Untuk pertama kalinya membintangi film bergenre horor yang menuntut kemampuan bahasa daerah, Aisyah harus belajar mendalami dialek Jawa demi perannya dalam film terbaru berjudul Sajen Satu Suro.
Dalam film produksi PIM Pictures ini, Aisyah dipercaya untuk memerankan karakter utama bernama Tania. Demi totalitas perannya, ia mengaku menggunakan jasa pelatih khusus (acting coach) agar pengucapan dialek Jawanya terdengar natural dan tepat.
“Ini horor pertama kali aku yang harus berdialek Jawa. Ada coach-nya untuk melatih dialek Jawa, jadi ada pendampingan khusus,” ujar Aisyah Aqilah saat ditemui dalam konferensi pers film Sajen Satu Suro di kawasan Kuningan, Jakarta Selatan, Selasa (14/7).
Awalnya, aktris kelahiran Makassar ini sempat mengira dirinya harus menggunakan dialek Jawa yang sangat kental dan medok. Namun, ia merasa bersyukur karena sang sutradara, Gatot Subroto, memberikan kelonggaran agar gaya bahasa yang digunakan tetap disesuaikan dengan latar belakang karakter Tania sebagai anak kota atau mahasiswa.
“Yang awalnya di pikiran kita tuh harus berdialek Jawa banget, tapi ternyata kita kan anak kota juga. Walaupun dari keturunan Jawa, karena sudah tinggal di kota, jadi logatnya enggak yang semedok itulah,” ungkapnya.
Sutradara Gatot Subroto, lanjut Aisyah, juga memaklumi latar belakang para pemain yang memerankan anak-anak kuliahan dari kota. Sehingga, ia tidak mewajibkan dialek Jawa yang terlalu kuat, melainkan hanya menyisipkan nuansa khas Jawa yang tipis.
“Dikasih kemudahan sama Pak Sutradara, ‘Enggak apa-apa enggak perlu terlalu Jawa, yang penting dialek kamu tuh masih ada berasa-berasa Jawanya sedikit karena gimanapun kalian kan anak-anak kuliah, mahasiswa-mahasiswi dari kota’,” tutur Aisyah menirukan arahan sutradara.
Film Sajen Satu Suro mengisahkan tentang Tania (Aisyah Aqilah) yang bertekad menyelamatkan ibunya yang sedang sakit kritis. Tanpa sepengetahuan orang lain, ia pergi untuk mengembalikan keris warisan kakeknya sebelum malam Satu Suro.
Bersama tiga sahabatnya—Jeff (Cinta Brian), Laura (Frislly Herlind), dan Robby (Munggaran)—Tania mendatangi desa asal kakek dan ayahnya. Kedatangan mereka justru memicu kepanikan warga desa karena diyakini dapat membangkitkan kembali Sumarni, Hantu Andong Pengantin (Asila Corina). Ketakutan tersebut menjadi nyata, memaksa Tania untuk mengungkap rahasia kelam keluarganya demi menghentikan teror mematikan.
Selain Aisyah Aqilah, film ini juga dibintangi oleh jajaran aktor dan aktris ternama seperti Cinta Brian, Frislly Herlind, Munggaran Meldrat, serta Clift Sangra. Rencananya, Sajen Satu Suro akan segera menyapa penonton di seluruh bioskop Indonesia mulai 30 Juli 2026.
Sumber : Kumparan.com
Editor : DVI
Baca Juga :
- Giorgio Antonio Buka Suara Terkait Hubungan dengan Sarwendah, Tegaskan Lawan Penyebar Hoax
- Fuji Full Senyum di Perayaan Ultah Gala Sky, Kehadiran Rakin Khan Jadi Sorotan
- Beli Rumah Impian Secara Cash, Ummi Quary Akui Jadi Lebih ‘Ansos’
- Momen Haru Raffi Ahmad: Mama Amy Ternyata Sudah Siapkan Makam Sebelum Meninggal




















































































































































































































































































































































































































