Bernadya Rilis ‘Semoga Hanya di Mimpi’, Lagu yang Lahir dari Ketakutan Akan Rasa Tenang
Elgangga – Penyanyi sekaligus penulis lagu muda berbakat, Bernadya, kembali menyapa pendengar setianya dengan merilis karya terbaru berjudul “Semoga Hanya di Mimpi”. Lagu ini menjadi persembahan emosional yang mendalam bagi para penikmat musik Indonesia, membawa pendengarnya menyelami rasa gundah yang jarang dibicarakan.
Inspirasi di Balik Rasa Tenang yang Semu
Berbeda dari karya-karya sebelumnya, Bernadya mengungkapkan bahwa lagu ini lahir dari sebuah keresahan yang cukup unik: ketakutan akan rasa tenang. Ia menjelaskan bahwa dalam fase kehidupannya, ia sering kali merasa tidak nyaman justru ketika segala sesuatunya terasa berjalan dengan baik atau terlalu tenang.
“Lagu ini muncul karena aku merasa takut kalau semuanya terasa terlalu tenang dan damai. Ada perasaan gelisah yang muncul, seolah-olah setelah ketenangan ini, akan ada sesuatu yang buruk menanti,” ungkap Bernadya dalam penjelasannya.
Melalui “Semoga Hanya di Mimpi”, Bernadya mencoba memotret perasaan seseorang yang selalu bersiap menghadapi kemungkinan terburuk bahkan saat sedang berada dalam fase bahagia atau aman. Ia menggambarkan bahwa kebahagiaan yang dirasakan sering kali dianggap hanya sebagai “mimpi” yang sewaktu-waktu bisa hilang dan berubah menjadi kenyataan yang menyakitkan.
Sentuhan Khas Bernadya
Lagu ini kembali menampilkan kekuatan penulisan lirik Bernadya yang lugas namun puitis. Dengan aransemen musik yang minimalis dan melankolis, vokal khas Bernadya berhasil menyampaikan pesan kegelisahan tersebut dengan sangat intim. Pendengar diajak untuk merenungi apakah rasa tenang yang mereka miliki saat ini adalah sesuatu yang nyata, atau sekadar persinggahan sebelum badai kembali datang.
Sejak dirilis, “Semoga Hanya di Mimpi” mendapatkan respons positif dari penggemar. Banyak yang merasa relate dengan pesan yang disampaikan, terutama bagi mereka yang sering merasa cemas di tengah momen kedamaian.
Lagu “Semoga Hanya di Mimpi” kini sudah bisa didengarkan di seluruh platform streaming musik digital. Bernadya berharap karyanya ini bisa menjadi teman bagi mereka yang sedang berjuang menenangkan diri dari pikiran-pikiran yang mencemaskan masa depan.
Sumber : Kumparan.com
Editor : DVI
Baca Juga :
- Libur Sekolah Telah Tiba! Mal Ini Hadirkan Pengalaman “Jelajahi Hutan” di Tengah Kota
- Ramalan Zodiak Cancer Juni 2026: Bulan Penuh Refleksi dan Peluang Baru
- Tega! Ibu di Cianjur Tawarkan Anak Kandung ke Suami Sendiri Agar Tak Diceraikan
- Pemkot Pekanbaru Gratiskan Biaya Pendidikan SMP Swasta dan MTs, Targetkan ‘Zero Putus Sekolah’
























































































































































































































































































