#Nasional

Gerakan Mahasiswa Hidayatullah Ajak Semua Pihak Jaga Persatuan di Tengah Dinamika Nasional

Elgangga – Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Hidayatullah (PP GMH) menyerukan kepada seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga keutuhan bangsa dan merawat persatuan Indonesia. Seruan ini disampaikan menyusul hasil diskusi dan pengamatan mendalam terhadap dinamika serta kondisi terkini tanah air.

Ketua Umum PP GMH, Rizki Ulfahadi, dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, menekankan pentingnya membangun kehidupan berdemokrasi yang sehat, damai, dan tetap berada dalam koridor hukum.

“Kita tidak sedang memilih antara kebebasan dan ketertiban, keduanya harus berjalan bersama. Kita ingin demokrasi yang hidup tetapi tetap damai. Kita ingin kritik yang tajam tetapi tetap beradab. Kita ingin kebebasan yang luas tetapi tetap bertanggung jawab,” ujar Rizki, Kamis (27/8/2026).

Dalam kesempatan tersebut, PP GMH merumuskan delapan poin penting sebagai pernyataan sikap resmi organisasi:

  1. Menyatakan bahwa penyampaian pendapat, kritik, dan aspirasi merupakan hak konstitusional setiap warga negara.
  2. Menekankan pentingnya mewujudkan kebebasan demokrasi yang bertanggung jawab.
  3. Mengajak seluruh elemen masyarakat agar senantiasa menyampaikan aspirasi secara damai, tertib, dan konstitusional.
  4. Mendorong pihak pemerintah untuk terus membuka ruang dialog yang seluas-luasnya dengan masyarakat.
  5. Mengingatkan semua pihak agar senantiasa mengambil pelajaran berharga dari berbagai peristiwa kerusuhan yang pernah terjadi sebelumnya.
  6. Mengedepankan solidaritas kemanusiaan, di antaranya melalui aksi nyata penyaluran bantuan serta donasi bagi korban bencana yang membutuhkan.
  7. Mendukung penuh penguatan upaya pemberantasan korupsi serta penegakan hukum yang berkeadilan, termasuk lewat pembahasan dan pengesahan Rancangan Undang-Undang (RUU) Perampasan Aset.
  8. Berkomitmen untuk terus mengawal terciptanya keamanan, ketertiban umum, serta terjaganya persatuan bangsa.

Melalui seruan ini, PP GMH berharap masyarakat tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu yang berpotensi memecah belah bangsa, serta senantiasa mengutamakan kepentingan nasional di atas kepentingan golongan.

Sumber : detik.com
Editor : dvi

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *