#Kuliner

Dari Papua hingga Aceh, Ini 5 Kuliner Tradisional Nusantara yang Makin Legit dengan Kental Manis

Elgangga – Indonesia kaya akan beragam kuliner manis bercita rasa khas, mulai dari aroma pandan yang harum, tekstur lembut, hingga rasa legit yang menggugah selera. Berbagai hidangan penutup, camilan, hingga minuman tradisional ini dapat dikreasikan sendiri di rumah untuk disajikan kepada keluarga tercinta.

Berikut adalah 5 kuliner lokal dari berbagai penjuru nusantara yang kian lezat dan legit dengan tambahan kental manis:

1. Kue Lontar (Papua) Kue Lontar merupakan kudapan khas Papua yang mirip dengan pie susu. Terbuat dari campuran telur, kental manis, dan tepung terigu, kue ini memiliki tekstur lembut dengan rasa manis yang khas. Nama “lontar” sendiri berasal dari kata dalam bahasa Belanda ronde taart (kue bundar) yang dibawa oleh serdadu Hindia Belanda sejak tahun 1910. Kue ini biasanya disajikan dalam ukuran besar saat perayaan hari besar seperti Natal dan Idulfitri.

2. Teh Tarik (Aceh) Meski bukan berasal dari Aceh, teh tarik telah lama melekat dalam tradisi kuliner masyarakat di provinsi paling barat Indonesia tersebut akibat pengaruh budaya Melayu dan India. Minuman ini memadukan teh hitam yang kuat dengan kental manis. Penamaannya berasal dari teknik penyajiannya yang ditarik dari satu gelas ke gelas lain hingga menghasilkan busa tebal yang lembut.

3. Es Pisang Ijo (Makassar) Berasal dari Makassar, es pisang ijo kini sangat populer di berbagai daerah. Hidangan ini terdiri dari pisang matang yang dibalut adonan hijau beraroma pandan, disajikan bersama bubur sumsum, es, sirup merah, serta kental manis. Selain lezat, pohon pisang dalam budaya Makassar juga melambangkan filosofi kehidupan yang terus tumbuh dan memberi.

4. Es Teler (Jawa Tengah) Es teler pertama kali diciptakan oleh pasangan pedagang asal Solo, Jawa Tengah, yakni Tukiman dan Samijem Darmowijono, yang berjualan es campur di Jakarta sejak tahun 1970-an. Minuman segar ini berisi potongan buah alpukat, kelapa muda, dan nangka yang dipadukan dengan santan serta sirup. Nama “es teler” tercetus dari ungkapan pembeli yang menikmati semangkuk es campur dengan sensasi super enak seperti “teler”.

5. Ketan Durian (Sumatera) Ketan durian adalah kudapan tradisional yang memadukan ketan putih pulen dengan daging serta kuah durian yang lembut. Makanan ini sangat lekat dengan tradisi kuliner Melayu di berbagai daerah di Sumatera, termasuk Riau. Perpaduan rasa gurih, manis, dan aroma harum durian menjadikan kudapan ini pilihan favorit untuk teman bersantai.

Berbagai hidangan nusantara di atas tidak hanya lezat dinikmati saat membeli langsung, tetapi juga mudah dikreasikan sendiri di rumah dengan tambahan kental manis untuk menghadirkan sensasi rasa yang lebih creamy dan legit.

Sumber : Kumparan.com
Editor : DVI
Baca Juga :

Leave a comment

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *